Uncategorized

Atlet Panahan Muda Luar Jawa Turut Ramaikan SSOAC 2017 Solo

October 28, 2017
Atlet Panahan Muda Luar Jawa Turut Ramaikan SSOAC 2017 Solo

Atlet Panahan Muda Luar Jawa Turut Ramaikan SSOAC 2017 Solo

Olahraga panahan saat ini telah jarang di temukan ahlinya. Padahal sebenarnya olahraga tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik. Sedangkan di Indonesia sulit di temui yang menyukainya apalagi yang mempelajarinya hingga sampai taraf ahli. Namun memang bisa di akui bahwasanya olahraga ini cukup rumit di pelajari meskipun jika di lihat sekilas seolah mudah.

Di luar negri, khususnya negara Eropa dan sebagian negara Asia, banyak ahli memanah yang bisa Anda temui. Oleh karena itu, seharusnya Indonesia juga memiliki ahli di bidang ini sehingga tidak tertinggal negara-negara barat. Bahkan, bisa jadi banyak atlet Indonesia yang mempunyai bakat terpendam dalam panah memanah. Oleh sebab itu, para generasi yang seperti ini perlu di temukan.

Salah satu inisiatif pun mulai muncul dari yayasan SIPAS untuk memunculkan bibit-bibit baru dan melestarikan panahan tradisional dalam SSOAC 2017 di Solo. Dan turnamen ini juga di ikuti banyak atlet mudah dari berbagai daerah luar jawa Untuk mengetahui seberapa jauh kemajuan dan perkembangannya, berikut ini merupakan ulasan mengenai SSOAC 2017 yang juga di ikuti para atlet muda dari berbagai wilayah.

SSOAC Solo 2017

SSOAC merupakan singkatan dari SIPAS Solo Open Archery Competition. Kompetisi ini adalah kompetisi dalam  bidang olahraga panahan tradisional yang diadakan SIPAS dengan menggandeng PERPANI Solo dalam rangka memperingati HUT SIPAS yang kedua. Acara ini di gelar cukup lama yakni dengan 3 hari berturut-turut dari tanggal 20-22 oktober 2017. Untuk lokasi penggelarannya ada di Vastenberg Solo. Para peserta kompetisi merebutkan piala walikota dan berjuang menjadi juara umum.

Jumlah Peserta Sebanyak 450 Dari Berbagai Wilayah

Tidak seperti dugaan biasanya, kompetisi yang di sebut dengan SSOAC Solo ternyata di ikut oleh ratusan peserta. Atlet-atlet muda yang tertarik dalam kompetisi tersebut berjumlah 450 orang. Bahkan, yang ikut meramaikannya tidak hanya warga Solo maupun atlet asli jawa saja. para atlet dari berbagai wilayah juga mengikuti kompetisi tersebut. Peserta luar jawa yang turut ramaikan SSOAC Solo 2017 diantaranya berasal dai Bali, Kalimantan dan Lombok. Mereka jauh-jauh datang dari berbagai wilayah yang cukup jauh untuk mengukir prestasi dengan bakat memanahnya di Kota Solo. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya cukup banyak yang memiliki bakat terpendam di bidan panahan dan cukup bersemangat untuk mengembangkannya.

Kompetisi Yang Juga Menggelar Ronde Panahan Tradisional

Dalam SSOAC 2017, ada banyak kategori lomba yang di adakan. Diantaranya adalah panahan jemparingan, lomba panah standart, dan lomba panah umum dengan kelas individu dan bergu bagi setiap kategori. Sedangkan yang merupakan ronde panahan tradisional merupakan panahan jemparingan. Panahan jemparingan ini sendiri merupakan tradisi panahan yang berasal dari Mataram.

Jual busur dan alat panah harga murah, kunjungi: http://master-archery.com/

Harapan Tersirat Dalam SSOAC 2017

Dalam di gelarnya SSOAC 2017, ada harapan tersendiri dari SIPAS. Mereka ingin mencari bibit unggulan dalam bidang panah memanah. Dalam hal ini mereka berharap besar untuk bisa kembali masuk dalam Pekan Olahraga Nasional ( PON ). Dari kompetisi ini meraka juga berharap bisa membangkitkan kembali semangat para generasi panahan.

Demikianlah ulasan mengenai SSOAC 2017 yang di legar di Solo dengan diikuti olehpara atlet muda dari berbagai daerah. Kompetisi ini akan menjadi ajang bagi para atlet muda untuk menuangkan bakatnya di bidang panah memanah. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi Anda. Terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *